Staf Khusus Yang Bikin Kisruh Bag2

”Padahal beliau saat meninggalkan rapat itu berpesan akan segera kembali karena yakin masih menjadi menteri,” ujar Wakil Ketua Unit Pelaksana Program Pembangunan Ketenagalistrikan Nasional Kementerian Energi Agung Wicaksono, yang hadir dalam pertemuan itu. Selain diikuti para pejabat struktural Kementerian Energi, menurut Agung, rapat itu dihadiri para anggota staf khusus baru menteri.

Sejak resmi menjadi Menteri Energi, Arcandra memang memilih anggota staf khusus yang masih aktif sebagai anggota staf Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Darmawan Prasodjo. Mereka adalah Yuni Rusdinar, Simon Himawan, dan Rahmat Azhari alias Nando. Arcandra juga memboyong karibnya di Houston, Prahoro Nurtjahjo dan Jafee Suardin alias Buyung, untuk menjadi anggota staf khusus. Pilihan Arcandra ini menimbulkan kasak-kusuk di antara para pejabat eselon I Kementerian Energi.

Staf Khusus Yang Bikin Kisruh

Arcandra Tahar mengangkat sejumlah pejabat Kantor Staf Presiden sebagai anggota staf khusus. Keputusan perpanjangan izin ekspor konsentrat Freeport disorot. Mendadak dipanggil Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Arcandra Tahar bergegas meninggalkan rapat di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Senin pekan lalu.

Kepada peserta rapat yang membahas masalah kelistrikan itu, Arcandra berjanji segera kembali setelah bertemu dengan Luhut di kantornya. Rapat kemudian dipimpin anggota staf khusus Menteri Energi, Simon Himawan. Tak berselang lama, ajudan Arcandra menghubungi Simon mengabarkan bahwa bosnya juga dipanggil mendadak oleh Presiden Joko Widodo sehingga tak bisa kembali meneruskan rapat. Hingga pada malam harinya, tersiar kabar tentang pemberhentian Arcandra sebagai menteri.

Makna Tatapan Bayi Baru Lahir

Penelitian yang dilakukan di University of Helsinki dan Children’s Hospital yang berada di Helsinki University Central Hospital menunjukkan, kemampuan bayi baru lahir dalam menatap objek berkaitan dengan kemampuan kognitif visualnya saat masa anak-anak nanti. Rendahnya kemampuan kognitif visual sering kali dialami oleh anak-anak yang pada saat lahir mengalami kekurangan oksigen atau lahir sangat prematur, demikian menurut Dr. Sampsa Vanhatalo, kepala peneliti yang juga profesor di bidang clinical neurophysiology. Dengan adanya studi ini, para ahli dapat mengenali sejak dini adanya masalah kognitif dan juga cara penanganannya.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Ajarkan Fokus Sejak Bayi

Jika ingin anak Mama memiliki kemampuan konsentrasi yang baik saat besar, ajarkan sejak bayi. “Berbagai pengalaman bayi pada masa awal kehidupannya dapat membantu perkembangan otaknya, sehingga ia bisa berfokus pada objek dan orang,” kata Jill Stamm, PhD, salah satu pendiri New Directions Institute for Infant Brain Development dan penulis buku Bright From the Start. Mengajak bayi berbicara sambil menatapnya merupakan salah satu cara untuk melatih fokusnya. “Posisikan bayi dengan baik, sehingga ia dapat melihat Mama dan juga objek yang Mama bicarakan,” saran Stamm. Yang juga penting, batasi penggunaan telepon seluler saat sedang bersama bayi. “Saat Mama berinteraksi dengan bayi sambil berbicara di telepon, bayi akan melihat bahwa Mama tidak benar-benar berfokus padanya. Otomatis, dia juga tidak akan berfokus pada Mama,” kata Stamm.

GAK SABARAN “Di dalam restoran, baru saja saya mendudukkan Rafael di baby chair, Rafael langsung mengatakan, ‘Hmmmm… naaaakk,’ sambil mengecap lidahnya. Keruan saja pelayan yang mengantarkan buku menu jadi senyum-senyum geli melihat tingkah Rafael. Saat menunggu pesanan diantar, Rafael rewel, mungkin dia bosan atau sudah lapar. Lucunya, saat makanan sudah tersaji di atas meja, orang pertama yang heboh adalah Rafael. Dia tidak sabar untuk menyantapnya, bahkan sampai menarik tangan saya agar segera diberikan makanan, padahal saya sedang mendinginkan makanan buatnya. Beneran saja, setelah dingin dan diberikan kepadanya, Rafael lahap menyantapnya seakan-akan dia takut tidak kebagian makanan, ha ha ha….” Yenni Fransiska, mama dari Rafael Tristan Mn (20 bulan)

MAKANNYA HEBOH “Anakku itu kalau dikasih makan sumringah buanget. Setiap menyuapinya, saya lalukan saat kami makan bersama. Awalnya, saya coba dulu sedikit, eh, habis. Lalu, tambah lagi, wuiih, habis lagi. Lucunya, saat sedang disuapi itu dia tampak gembira, tangan dan kakinya selalu bergerak-gerak, pantatnya pun naik turun, ekspresi mukanya ceria sekali. Malah saking hebohnya makan, dia sampai kentut tepat di depan papanya yang tengah makan. Ha ha ha… papanya dapat bonus!” Winda NF, mama dari Luthfy Sakhi Z. (6 bulan)

MAKAN BERSAMA SI KECIL

PEDULI KEPADA ORANG LAIN “Setiap hari Minggu, saya sekeluarga biasa makan bersama di restoran langganan. Saat menunggu makanan disajikan, tamu restoran di sebelah kami, makanannya sudah siap. Tapi, tiba-tiba entah mengapa, pas mereka mau ma kan, makanannya tumpah ke lantai. Duuh, berserakan, deh, makanannya. Melihat itu, Sakha langsung mengambil tisu dari tas saya, lalu berlari menghampiri tamu tersebut, ‘Icu Om lap eja,’ katanya dengan polos. Si Om yang disapa Sakha langsung tersenyum dan bilang ‘Terima kasih, Ganteng,’ kepada Sakha. Gak nyangka, deh, kepeduliannya sama orang lain sudah terlihat sedari kecil. Alhamdullillah.” Nofa Erlisa, mama dari A. Sakha Pasma Wijaya (2,5)

Baca juga : Kursus Bahasa Jerman di Jakarta

SUAP-SUAPAN “Ini cerita lucu makan bareng si kecil. Waktu saya makan, si cantik liatin aja. Saat itu tanpa disadari, di luar mulut saya ada sisa makanan yang tertinggal. Melihat itu, Naila mengambil makanan tersebut. Saya kira mau dia buang, eh, tak tahunya malah dia makan, he he he…. Lalu, dia bilang, ‘Mamam… mamam.’ Sekalian, deh, supaya seru, kami makannya suap suapan, he he he.…” Alviya Purnamasari, mama dari Naila Salsabila Irviya (14 bulan)

MENGHABISKAN LALAPAN “Alhamdulillah, setiap hari aku selalu makan bersama anakku tersayang. Menunya harus selalu sayur sop yang isinya wortel, kentang, dan buncis, kadang juga isinya sayur bayam plus emes. Apalagi kalau ada telur dadar, wah, anakku langsung lahap makannya. Lain lagi kalau makan di luar, setiap pesen ayam goreng, lalapannya yang menghabiskan adalah si kecil, nasi atau ayamnya malah tak disentuhnya, he he….” Meili Listiani Utami, mama dari Marsha Dahler Hidayat (18 bulan)

MELEMPAR JERUK “Suatu hari kami sekeluarga diundang makan malam bersama di rumah teman. Saat makan bersama, Rayven minta jeruk. Sebelum mem berikan jeruk kepadanya, saya kasih tahu jeruknya tidak untuk dilempar, karena bukan bola. Tapi, saat kami asyik makan, tiba-tiba Rayven melempar jeruknya ke meja makan, langsung nyemplung di mangkuk sup. Alhasil, kami yang ada di meja makan terkena sup. Untungnya tidak ada yang marah, malah tertawa melihat aksi Rayven.” Indah Wahyuni, mama dari Rayven Prayogo (2)

Sumber : pascal-edu.com

Guru Ngaji Dari Crystal Lake Bag3

Arcandra enggan bercerita mengenai perusahaannya. Yang pasti, dia membantah kabar bahwa jumlah karyawannya hanya dua orang. Kepastian Arcandra sebagai warga negara Amerika terekam dalam daftar pemilih di Harris County, Texas, dengan nomor 1183830189. Dalam laman US Citizenship and Immigration Services, ada sejumlah tahapan untuk menjadi warga negara Amerika. Pendaftar mesti memenuhi sejumlah syarat, misalnya berstatus permanent resident lima tahun lebih, bersedia mendapat tugas militer dan sipil, serta mendukung konstitusi dan mengucap sumpah setia kepada Amerika.

Menurut Arcandra, langkahnya mengajukan kewarganegaraan Amerika terkait dengan urusan pendaftaran paten di bidang perminyakan yang masuk kategori teknologi strategis. ”Itu wajib karena mesti ada security clearance,” katanya. Di Houston, lelaki kelahiran Padang, 10 Oktober 1970, ini berguru langsung pada Edward Everett Horton III, tokoh pionir teknologi kilang minyak. Arcandra tercatat memiliki delapan paten, individual dan kolektif, termasuk dengan Horton. Di situs US Patent and Trademark Ofce, paten pertamanya tercatat pada 4 Mei 2006.

Risoles Ayam Manis ala Cafe Instagramable di Jakarta

Risoles Ayam Manis ala Cafe Instagramable di Jakarta

Bahan Isi: 2 pasang dada ayam, rebus, suwir-suwir 1 sdm saus tiram 1 sdt kecap manis 1/2 sdt kecap asin 1/4 sdt garam 1 sdt gula pasir 1/8 sdt merica bubuk 100 ml air 2 sdm minyak, untuk menumis Bumbu Halus: 2 siung bawang putih 1/2 sdt ketumbar Bahan Kulit: 2 btr telur ayam, dikocok lepas 200 ml santan dari 1/4 butir kelapa 1/4 sdt garam 150 gr tepung terigu protein sedang 5 bh putih telur, kocok lepas, untuk pelapis 500 ml minyak, untuk menggoreng

Cara Membuat Untuk 12 buah: 1. Isi, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan ayam. Aduk rata. Tambahkan saus tiram, kecap manis, dan kecap asin. Aduk rata. Bubuhi garam, gula pasir, dan merica bubuk. Aduk rata. Tuang air. Aduk sesekali hingga meresap. Sisihkan. 2. Kulit, aduk rata tepung terigu, dan garam. Masukkan telur. Tuang santan. Aduk rata. Saring. 3. Buat dadar tipis-tipis dengan wajan datar diameter 14 cm yang diolesi sedikit minyak. 4. Ambil selembar kulit. Beri isi. Lipat sisi kanan dan kirinya. Gulung. 5. Celupkan risoles ke dalam putih telur. Goreng di atas api sedang hingga kuning keemasan.

Dadar Mawar Cokelat Biskuit Untuk 16 buah

Bahan Kulit: 150 gr tepung terigu protein sedang 1/4 sdt garam 1 btr telur 300 ml santan dari 1/4 butir kelapa 5 tetes pewarna merah muda 1 sdt margarin, lelehkan Bahan Isi: 100 ml susu cair 300 gr cokelat masak pekat 5 keping biskuit Oreo, hancurkan kasar

Cara Membuat: 1. Isi, panaskan susu cair. Matikan api. Masukkan cokelat masak pekat. Aduk rata. Tambahkan biskuit Oreo. Aduk menyebar. Dinginkan. 2. Kulit, ayak tepung terigu. Tambahkan garam. Aduk rata. Sisihkan. 3. Campur santan dan telur. Tambahkan pewarna merah muda. Masukkan sedikit sedikit ke dalam campuran telur sambil diaduk sampai rata. 4. Panaskan pan anti lengket diameter 12 cm. Buat dadar tipis. 5. Ambil selembar kulit dadar. Beri isi. Bentuk bunga mawar.

Sumber : stoica.id