Bubur Manggul ala Nasi Kotak Jakarta

Bubur Manggul ala Nasi Kotak Jakarta – Bahan: 150 gr beras 2 lbr daun salam 1.750 ml kaldu ayam Bahan Kuah: 1 btg serai, memarkan 2 lbr daun salam 1/2 sdm garam 1/4 sdt merica bubuk 1.000 ml santan dari 1 btr kelapa 1 sdm minyak, untuk menumis Bumbu Halus Kuah: 2 btr kemiri, sangrai 1/2 sdt terasi, bakar 6 btr bawang merah 2 siung bawang putih 1 cm lengkuas 1/2 sdt ketumbar 1/4 sdt jintan

Bahan Serundeng: 100 gr kelapa parut kasar 2 lbr daun jeruk, buang tulangnya 2 lbr daun salam 1 btg serai, ambil putihnya, memarkan 1/4 sdt garam 1/4 sdt gula pasir 1/4 sdt merica bubuk 1 sdm air asam jawa, dari 1 sdt asam jawa dilarutkan bersama 1 sdm air 1 sdm minyak, untuk memasak Bumbu Halus Serundeng: 1 cm kunyit, bakar 2 bh cabai merah besar, buang biji 4 bh cabai merah keriting 5 btr bawang merah 3 siung bawang putih 1/2 sdt ketumbar bubuk

Cara Membuat Untuk 4 porsi: 1. Serundeng, aduk rata kelapa parut, bumbu halus, daun salam, daun jeruk, serai, garam, gula pasir, dan merica bubuk. Tambahkan minyak goreng. Aduk rata. 2. Sangrai di atas api kecil sambil diaduk sampai setengah kering. Masukkan air asam jawa. Aduk sampai kering. Sisihkan. 3. Bubur, masak beras dan daun salam di dalam kaldu sambil diaduk sampai meresap dan kental. Sisihkan. 4. Kuah, tumis bumbu halus, serai, dan daun salam hingga harum. Tuang santan. Bubuhi garam dan merica bubuk. Masak sambil diaduk hingga mendidih. 5. Sajikan bubur bersama kuah dan taburan serundeng.

Duh, Seramnya Café Berkonsep Soal Kematian Bagaimana, ya, rasanya menyantap makanan di suatu resto yang memiliki konsep sangat menyeramkan, seperti bertema kematian? Jika penasaran ingin merasakannya, Sajiers busa berkunjung ke Kid-Mai Death Café yang berada di Khet Phaya Thaiini, Thailand. Jangan kaget, ya, ketika melihat interiornya yang penuh dengan nuansa kematian, seperti peti mati dan rangkaian bunga belasungkawa. Ada pula sejumlah tengkorak yang ikut meramaikan interior kafé ini. Menariknya lagi, beragam menu yang disediakan pun bertema kematian, di antaranya minuman bernama one week left atau last day. Duh, menyeramkan, ya!

Sumber : https://salamacatering.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *