Plus-Minus Kekuatan Inkumben

Andai bisa mengintip Kitab Lauhul Mahfuz, saya bisa menebak siapa yang pada akhirnya mendapat tiket resmi dari par tai atau koalisi partai dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakar ta pada 2017. Seperti biasa, penentuan calon gubernur dan wakilnya masih diwarnai tarikulur di tingkat elite partai. Belum terjawab siapa yang potensial menjadi penantang kompetitif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok nanti.

Secara umum, seperti pisau bermata dua, inkumben memiliki kelebihan sekaligus kelemahan. Sebagai inkumben, Ahok pasti memiliki tingkat kedikenalan (name recognition) yang jauh lebih tinggi ketimbang calon-calon penantangnya. Inkumben secara umum mengantongi modal popularitas tinggi karena relatif sudah dikenal populasi pemilih.

Ajang Kumpul Dunia Robot Terbang bersama NET89

Ajang Kumpul Dunia Robot Terbang bersama NET89 – Komunitas bisa terbentuk dengan sendirinya melalui kesamaan hobi dan tujuan. Hal inilah yang menjadi faktor terbentuknya komunitas UAV untuk para pencinta robot-robot terbang. B erawal dari satu hobi yang sama, Adiatmo Rahardi, yang merupakan Ketua Komunitas Robot Indone- sia bersama para anggotanya (Tio Apridinata, Her- man Wibowo, Aris Sugiri, Fajar Septian, Dedy Risdy- anto) melakukan aktivitas menerbangkan berbagai robot terbang di salah satu lokasi di bilangan Jakarta Selatan.

Aktivitas yang dimulai sekitar bulan Juli 2014 lalu dan selalu berkumpul setiap hari Sabtu ini, perlahan tapi pasti dapat menarik para pencinta robot terbang lainnya. Mulai dari Multicopter, hingga Fixed Wing diterbangkan oleh komunitas ini. Komunitas ini juga berhasil mengajak Endri Rachman, pakar UAV yang memiliki banyak pengalaman riset UAV di Jerman. Selain Endri Rachman, Komunitas UAV juga merangkul pakar dunia penerbangan, Dudi Sudibyo. Dari para pakar inilah mereka selalu bertukar informasi untuk mempopulerkan berbagai jenis robot terbang di Indonesia.

Aktivitas Komunitas Setiap Sabtu pagi jam 07.00 hingga 09.00 para anggota komunitas ini selalu berkumpul di Lapangan Sepak Bola Masjid Agung Al-Azhar Jakarta. Mereka saling bertukar informasi mengenai komponen wahana UAV dan sekaligus menerbangkannya. Komunitas ini juga menjadikan Universitas Al-Azhar Indoensia sebagai laboratorium untuk “mengoprek” dan menghasilkan produk UAV. Mulai dari tricopter, quadcopter, hexacopter, hinga fixed wing mereka hasilkan dari laboratorium tersebut. Laboratorium ini juga menjadi solusi bagi para pehobi yang sama tetapi masih bingung dalam merakit atau menentukan salah satu bagian robot terbang ini.

Para anggota komunitas membuka pintu lebar-lebar bagi para pencinta robot terbang ini. Solusi dipecahkan bersama-sama dari laboratorium ini. Biasanya, mereka memanfaatkan berbagai macam toko online di luar Indonesia seperti ebay guna mendapatkan berbagai macam bagian dari robot terbang. Mulai dari lengan, baling-baling, flight controller, hingga remote didapatkan dengan pembelian secara online. Hal ini terjadi karena masih sangat jarangnya toko di Indonesia yang menyediakan kebutuhan untuk robot terbang ini. Bagian terpenting dari sebuah robot terbang ada pada Flight Controller yang menjadi pusat kendali robot terbang.

Sumber : https://net89.net/

Goyah Karena Hasil Survei Bag3

Aniesdan Yusril ada kemungkinan diajukan Partai Demokrat, PPP, PKB, dan PAN. Pencalonan Risma yang sempat tertutup karena PDIP dikabarkan setuju mendukung Basuki pun terbuka kembali. Keduanya juga membicarakan calon wakil gubernur. Projo, kelompok relawan pendukung Jokowi dalam pemilihan presiden 2014, mengusulkan Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo sebagai wakil gubernur pendamping Risma.

Pilihan lain adalah wakil gubernur saat ini, Djarot Saiful Hidayat. Sandiaga, yang telah dideklarasikan dua partai sebagai calon gubernur, juga dimasukkan ke daftar calon wakil Risma. Budi Arie tak menyangkal informasi bahwa Jokowi memanggilnya. Tapi ia membantah membicarakan pencalonan Risma. Menurut Budi, Jokowi hanya berpesan agar pembangunan Jakarta berkesinambungan. ”Jakarta harus di tangan orang yang tepat,” kata Budi.

Ke Mana Hilangnya Janinku?

Bisa terjadi, pada pemeriksaan awal, Mama diketahui hamil kembar, namun pada pemeriksaan berikutnya, ternyata salah satu janin sudah tidak ada lagi. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Dara (sebut saja demikian) di- nyatakan hamil oleh dokter. Bahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, terdapat tiga kantong kehamilan alias kembar tiga.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Ketika dokter menyampaikan kabar ini, karuan saja Dara dan sang suami kaget. Jangankan tiga, bisa hamil satu janin saja sungguh sangat bersyukur. Akan tetapi, pada pemeriksaan berikutnya, ditemukan fakta, hanya terdapat dua kantong kehamilan dan keduanya sudah terdeteksi ada denyutnya. Ke mana “hilangnya” kantong kehamilan yang satu lagi? Rupanya, kantong kehamilan yang satunya itu tidak berkembang. Lalu, pada pemeriksaan selanjutnya, ternyata didapati satu janin lagi tak bernyawa. Jadi, tinggal satu janin yang bertahan. Dokter maupun Dara cukup panik.

Akan tetapi, kedua pihak bertekad untuk sekuat tenaga berusaha agar kehamilan ini bisa bertahan hingga cukup bulan sekaligus siap dengan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi. Singkat cerita, sang bayi akhirnya bisa lahir sehat dan selamat melalui persalinan spontan. SULIT DIDETEKSI “Lenyapnya” janin kembar atau vanishing twin syndrome, bahasa medisnya, disebabkan janin tidak tumbuh atau tidak berkembang pada awal kehamilan, umumnya di usia kehamilan kurang dari 5—6 minggu. Mama pun tak merasakan gejala-gejala kalau salah satu janin kembarnya akan “lenyap”.

Dari keseluruhan kehamilan kembar, angka kejadian “lenyap”-nya janin sulit dideteksi karena biasanya pemeriksaan USG telat dilakukan, bukan dari awal kehamilan. Lagi pula, memang belum ada yang meneliti hal tersebut. Rupanya, masalah vanishing twins ini belum lama dikemukakan dan dibahas. Namun, dari hasi penelitian yang masih terbatas di Amerika Serikat disebutkan, vanishing twins terjadi pada 21—30% kehamilan multifetal.

Sedangkan dari penelitian di Eropa pada kehamilan dengan Assisted Reproductive Technology (ART) menunjukkan, 10—15% kehamilan tunggal sebelumnya merupakan kehamilan multiple. Angka kejadian vanishing twins akan lebih besar pada saat konsepsi dibanding yang diketahui saat melahirkan. Vanishing twins tersebut makin menarik banyak perhatian dokter dan ahli seiring dengan kemajuan teknologi USG yang makin detail dan makin sensitif menangkap gambar janin dan hasil konsepsi. Nah, dengan berkembangnya teknologi USG ini dan makin sadarnya mamil melakukan pemeriksaan secara dini, tentu hilangnya kembaran tersebut bisa diketahui.

Sumber : https://pascal-edu.com/

PERLUKAH VAKSIN ROTAVIRUS?

Temuan dari Centers for Disease Control and Pre vention (CDC), Amerika Serikat, menyebutkan, program vaksin rotavirus untuk mencegah infeksi gastrointestinal pada anak-anak ternyata mendulang sukses. Menurut tim peneliti yang diketuai oleh Dr. Eyal Leshem dari CDC, sejak vaksinasi ini diluncurkan pada 2006, jumlah pasien anak yang dirawat di rumah sakit akibat gangguan gastroenteritis menurun secara signifi kan. Menurut studi yang dimuat di Journal of the American Medical Association ini, penurunan terbesar terjadi pada bayi usia 6 bulan hingga 23 bulan. “Rotavirus adalah penyebab paling umum terjadinya gangguan gastroenteritis akut yang parah di antara anak-anak di seluruh dunia, misalnya saja muntah-muntah atau diare berat,” kata Dr. Roya Samuels, dokter anak dari Cohen Children’s Hospital of New York.

Makna Di Balik Berat Dan Panjang (Tinggi) Si Kecil Bag4

Caranya dengan meletakkan mistar di atas kepala anak. Nah, angka pada meteran yang ditunjukkan mistar ini adalah nilai TB anak. Sedangkan untuk mengukur LK pada bayi dan anakgunakan tali meteran (biasa diguna kan penjahit).

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Cara mengukurnya dengan melilitkan meteran di kepala anak, mulai dahi (di atas alis), samping kepala, belakang kepala yang paling menonjol melewati batas atas kedua te linga ( fronto-occipital), hingga kembali ke dahi. (Gambar 3) Yuk, Mama Papa, kalau belum sempat datang ke Posyandu atau kontrol ke dokter segera timbang BB si buah hati dan ukurlah PB/TB serta LKnya di rumah dengan cara-cara tadi. Jangan lupa hasilnya dicatat untuk melihat pertumbuhannya.

BERMAIN PURA-PURA Si prasekolah sedang senang bermain peran atau pura-pura (symbolic play). Semua mainan yang ia punya tampaknya bisa menjadi segala macam benda yang ia perlukan. Kubus-kubus kecil akan disusun sedemikian rupa menjadi pedang saat ia berperan sebagai Bima-X. Lain waktu, mobil-mobilan menjadi makanan yang ia sajikan ketika menjadi pemilik restoran. Boneka kesayangannya dijamu menjadi tamu yang ditunggu saat bermain rumah-rumahan.

Juga, bagaimana ia bertindak seperti guru dan meminta kita berdiri dalam barisan mengikuti aba-aba barisannya. Menjelang usia sekolah, anak semakin baik dalam melakukan bermain peran. Lama-kelamaan peran yang anak mainkan semakin sulit dan beragam. Jadi, memang lebih baik jika kita membelikan mainan yang bisa dibentuk sedemikian rupa dan melengkapi permainan perannya.

MISTERI PENGLIHATAN BAYI BARU LAHIR Apakah bayi baru lahir su dah dapat mengenali orangtua nya? Ternyata, menurut studi yang dilakukan oleh para ahli dari Institute of Psychology The University of Oslo dan University of Uppsala dan institusi Eclipse Optics di Stockholm, Swedia, bayi baru lahir hanya bisa melihat dalam jarak 30 cm saja.

Hasil penelitian ini juga menyatakan, bayi yang baru berusia 2–3 hari dapat melihat wajah dan kemungkinan ju ga ekspresi emosi dari wajah yang dilihatnya. Jika jarak antara bayi dan Mama dijauhkan hingga 60 cm, gambaran visual yang dilihat bayi menjadi lebih kabur, sehingga ia sulit mengenali wajah dan ekspresi Mama.

Sumber : https://pascal-edu.com/