Bagaimana Dosis Penggunaan Ibuprofen?

Setiap merek dagang obat yang mengandung ibuprofen memiliki aturan pakai sendiri-sendiri.

Untuk itu Anda harus memperhatikan betul-betul keterangan yang ada pada kemasannya agar mendapat kegunaan ibuprofen secara optimal. Namun, hampir semua obat mengandung ibuprofen memiliki penggunaan oral 4-6 jam.

Inilah Kegunaan Ibuprofen untuk berbagai macam penyakit

Pada kondisi tertentu, misalnya pada penyakit arthritis, ibuprofen dapat efektif setelah digunakan selama dua minggu secara berturut-turut atau teratur.

Hal itu juga dengan catatan bahwa ibuprofen digunakan pada penyakit yang belum terlalu kronis.

Biasanya juga ibuprofen diminum dengan segelas air. Setelah minum ibuprofen, kita juga dilarang untuk berbaring atau merebahkan badan untuk waktu paling tidak 10 menit.

Beberapa kesaahan mungkin terjadi. Untuk itu, segera minum penawar seperti antasida atau susu jika perut tiba-tiba sakit.

Sebenarnya, jika Anda konsultasi terlebih dahulu kepada dokter maka dosis penggunaan ibuprofen akan disesuaikan kondisi kesehatan saat itu terjadi.

Jika penggunaan tidak melalui konsultasi dokter, maka ibuprofen dengan dosis paling rendah agar kegunaan ibuprofen tidak berefek samping.

Pada anak-anak, penggunaan ini disesuaikan dengan kesehatan juga dengan berat si anak.

Biasa terdapat keterangan mengenai ini di kemasan. Berikut ini adalah dosis umum penggunaan ibuprofen.

1. Dosis ibuprofen untuk menghilangkan nyeri menstruasi pada perempuan dewasa adalah sebanyak 200-400 mg secara oral setiap 4-6 jam atau memperhatikan kebutuhan.

2. Untuk penyakit osteoarthritis dan rheumatoid arthritis, dosis yang digunakan adalah sebanyak 400-800 mg secara oral setiap 6-8 jam memperhatikan kebutuhan.

3. Untuk menyembuhkan nyeri ringan dan demam, iboprofen digunakan sebanyak 200-400 mg secara oral setiap 4-6 jam memperhatikan kebutuhan. Faktanya, jika Anda menggunakan dosis melebihi itu maka efeknya pun tidak akan banyak. Penggunaan dosis yang optimal juga harus dalam keadaan pasien yang hidrasi sebelumnya.

4. Pada anak-anak, dosis ibuprofen untuk mengatasi demam adalah sebanyak 10 mg dan diberikan secara oral setiap 6-8 jam memperhatikan kebutuhan.

5. Untuk nyeri, dosis yang digunakan kepada anak-anak adalah sebanyak 4-10 mg dan diberikan secara oral setiap 6-8 jam. Dosis tersebut diberikan menyesuaikan kebutuhan dengan catatan penggunaannya tidak melebihi 40 mg per harinya.

6. Untuk penyakit rheumatoid arthritis pada anak umur 6 bulan ke atas dapat diberikan ibuprofen sebanyak 30-40 mg/ hari. Dosis tersebut diberikan dengan kadar terendah dan titrasi. Apabila penyakit yang dimaksud tidak terlalu parah, dosisnya juga dapat dikurangi menjadi 20 mg/hari.

Nah, sahabat, itu tadi sekilas ulasan mengenai ibuprofen dan kegunaan ibuprofen.

Obat ini sangat manjur digunakan, tetapi Anda juga harus berhati-hati karena dosis penggunaan yang tidak tepat dapat menimbulkan berbagai efek samping.

Efek samping penggunaan ibuprofen di antaranya adalah nyeri dada, merasa lemas, sesak, hilang kontrol keseimbangan dan bicara, mengalami bengkak atau berat badan naik, menjadi jarang buang air kecil, mual, nyeri perut, gatal, kurang napsu makan, urin berwarna gelap, kesemutan, atau bahkan terkena penyakit kuning.

Leave a Reply

Your email address will not be published.