Penutup Lantai Berbahan Porselen

Siapa bilang porselen hanya digunakan untuk peralatan makan seperti piring dan gelas? Kini, porselen juga bisa digunakan sebagai penutup lantai yang cantik. Keramik, granit tile material penutup lantai yang selama ini kita temui di pasaran. homogeneous tile , itulah beberapa, dan Tapi tahukah Anda bahwa ada pilihan lain material penutup lantai yang tak kalah berkualitas, yaitu full body porcelain tile?

Ubin ini terbuat dari bahan porselen yang memiliki beberapa kelebihan seperti memiliki daya serap air yang lebih kecil sehingga tidak mudah lembap dan tahan terhadap perubahan cuaca. Meski terbuat dari bahan porselen yang biasanya berpermukaan licin, ubin ini anti-licin. Ini dikarenakan teknik glazur saat proses pencetakan sehingga membuat ubin ini aman diaplikasikan di lantai yang sering terkena air. Selain untuk lantai, ubin ini juga bisa diaplikasikan untuk dinding.

Ubin ini tersedia dalam berbagai ukuran antara lain 30cm x 60cm, 60cm x 60cm, dan 60cm x 90cm. Tinggal sesuaikan saja ukuran ubin dengan ukuran ruang di rumah Anda. Varian ubin ini juga bermacam-macam, mulai dari yang bermotif kayu, bertekstur batu alam, hingga yang SnfnGQFeB dengan tampilan mirip lantai semen bertekstur. Ubin ini bisa Anda dapatkan di berbagai toko bahan bangunan seperti di sentra material Pinangsia, Jakarta Barat, dengan harga tile porselen ini berkisar Rp200.000—Rp420.000/boks.

Si Plastik Yang Tahan Cuaca

Walau berbahan dasar plastik, atap ini kuat dan tahan cuaca. Atap ini terbuat dari bahan uPVC ( Permukaannya yang dilapisi bahan akrilik membuat atap ini tidak mudah tergores, tidak menghantarkan api, dan tahan unplasticized polyvinyl chloride). terhadap cuaca. Kelebihan lainnya adalah meski terbuat dari bahan plastik, atap uPVC juga diklaim lebih dingin karena memantulkan panas serta kedap suara. Atap ini biasa dipergunakan di rumah bukan sebagai atap utama.

Baca juga “ Jual genset Bali

Kebanyakan, orang menggunakan atap ini di carport, area servis (cuci dan jemur), atau ruang tertutup yang butuh penerangan. Ya, kelebihan dari atap ini adalah dapat membuat ruang di bawahnya tidak gelap. Pemasangan atap uPVC juga lebih mudah dibandingkan jenis genting kepingan (keramik, tanah lihat, beton) atau genting lembaran lainnya. Atap uPVC berbentuk lembaran yang berukuran 175cm x 88cm. Saat ini ada beberapa merek atap uPVC yang dijual di pasaran, diantaranyaElite Roof dan Rooftop. Soal harga, atap uPVC ini dijual dengan kisaran harga Rp250.000/lembar.

Bambu Apus Harganya Terus Meroket

Semakin jarangnya penjual bambu dan stok bambu berkualitas membuat harga material ini terus meroket. Bambu sebagai material untuk mempercantik tampilan rumah atau furnitur, bagi sebagian kalangan tetap menjadi primadona. Hanya, keberadaannya bambu yang semakin sulit dicari dan stok bambu berkualitas yang semakin menipis membuat harganya kian melonjak drastis.

Apalagi, di wilayah Jakarta. Bambu menjadi material langka. Saat bertanya di penjual bambu sekitar Meruya, Jakarta Barat, harga bambu apus dengan diameter 6—10cm dan panjang sekitar 8m harganya sudah mencapai angka Rp20.000, bahkan ada yang menjual Rp25.000. per batang. Padahal, harga bambu di pasaran biasa hanya menyentuh angka Rp10.000—Rp12.000 saja.

“Memang sudah mahal dari sananya. Belum bayar buat tukang menebangnya, belum ongkos kirimnya. Semua perlu bensin dan tol,” ucap Dayat, pedagang bambu di sekitar Meruya. “Selain itu, mencari bambu sekarang susah. Jumlahnya enggak sebanyak dulu. Makanya, kalau mau harga segitu ya silahkan. Kalau enggak, ya sudah,” tambahnya. Beberapa faktor inilah yang membuat harga bambu di pasaran kian melejit.