Hp Android Terbaik yang Bisa untuk Streaming di Gudang Movie

Hp Android Terbaik yang Bisa untuk Streaming di Gudang MovieAda satu hal menarik dari kehadiran kedua smartphone dengan SoC Intel terbaru tersebut. Harga jual sama (Rp 4 juta) dari Lenovo P90 dan salah satu varian Asus Zenfone 2 (ZE551ML) ternyata tidak dibarengi dengan spesifikasi teknis yang juga sama. Keputusan untuk memilih salah satu smartphone dengan harga mirip tentu lebih sederhana jika keduanya ditawarkan dengan spesifikasi yang relatif sama. Persoalan tentunya hanya berkutat pada faktor subjektif si pembeli dan faktor lain, seperti build quality, purna jual, ketersedian aksesori, atau reputasi produsen itu sendiri. Namun, keputusannya menjadi susahsusah gampang jika pembeli dihadapkan dengan dua smartpone dengan harga yang sama, tetapi menawarkan spesifikasi yang berbeda. Ter utama perbebedaan di aspek penting bagi sebagian pengguna, yaitu SoC Intel itu sendiri dan kapasitas RAM. Inilah yang terjadi pada Lenovo P90 dan salah satu varian Asus Zen fone 2 (ZE551ML) yang hadir di pasaran de ngan harga jual yang sama (Rp 4 juta). Apa bila Lenovo P90 ‘hanya’ diperkuat dengan SoC Intel Atom Z3560 (Quad-core 1.83 GHz) dan RAM 2 GB, salah satu varian Asus Zenfone 2 (ZE551ML) justru telah dilengkapi dengan SoC Intel Atom Z3580 (Quad-core 2.3 GHz) yang lebih cepat dan kapasitas RAM 4 GB yang lebih ‘lega’. Perbedaan lainnya yang juga layak di sebutkan adalah absennya kehadiran slot external storage (MicroSD), dan OS Android 5.0 Lollipop pada Lenovo P90. Selain adanya dukungan media eksternal MicroSD dan dual Micro-SIM, adanya sistem operasi terbaru Android 5.0 Lollipop (tanpa harus menunggu update produsen) jelas memeberikan nilai tambah tersendiri bagi Asus Zenfone 2. Lalu, adakah keunggulan Lenovo P90 dibandingkan Asus Zenfone 2 (ZE551ML)? Dari pengamat an spesifikasi teknisnya, ada dua keunggulan yang dimiliki Lenovo P90, yaitu kapasitas baterai yang lebih tinggi (3900 mAh vs 3000 mAh) dan dukungan standar Bluetooth terbaru (BT 4.1 vs BT 4.0).

Beberapa pertanyaan pun akan muncul di benak kita. Apakah harga jual kedua produk yang sama tapi dengan spesifikasi berbeda ini hanya merupakan masalah perbedaan kebijaksanaan dari masing-masing pro du sen? Apakah ini berkaitan dengan faktor lain yang tadi disebutkan, seperti build quality, kualitas purna jual, ketersedian beragam aksesori, atau reputasi pro dusen? Mungkinkah juga ada faktor Intel sehingga terjadi perbedaan harga? Pertanyaan ketiga perlu diutarakan mengingat kabar selentingan yang beredar berkaitan dengan ‘dukungan’ signifikan Intel selama ini kepada mitra produsennya, dalam Lenovo P90 dan Asus ZenFone 2: Faktor Intel atau Strategi Produsen? hal ini ASUS. Dukungan kuat Intel (berkaitan harga, subsidi, acuan desain platform) di anggap vital di tengah-tengah hegemoni perusahaan besar di dunia smartphone, seperti, Apple, Samsung, Qualcomm, dan ARM. Kedua produsen (Asus dan Lenovo) sebenarnya sama-sama melakukan iterasi (perulangan) dalam penggunaan SoC Intel Atom pada produk smartphone-nya. SoC Intel Atom (Z2580) pertama kali disematkan Lenovo pada smartphone seri K900, diikuti Asus pada smartphone seri Zenfone. Kedua smartphone, khususnya Zenfone terbilang cukup sukses di pasaran Asia Tenggara, termasuk Indo nesia. Namun, perkembangan beberapa tahun belakangan ini menunjukkan Lenovo yang lebih ‘getol’ memasarkan smartphone nonIntel dibandingkan Asus yang lebih berkomitmen dengan smartphone berbasis Intel. Inilah yang mendasari dugaan sementara Intel pun lebih ‘berpaling’ ke Asus ketimbang Lenovo yang ‘mendua’ dalam urusan memilih SoC untuk smartphone-nya. Argumen adanya tendensi Intel ke Asus dibandingkan Lenovo bisa saja salah. Yang pasti, keputusan pembelian ada di tangan Anda, apakah memilih Zenfone 2 dengan SoC lebih cepat dan RAM lebih besar atau Lenovo dengan baterai yang lebih tahan lama.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *