Terbatas, Tak Sampai 100 Persen

Jalur kereta light rail transit (LRT) Kelapa Gading-Velodrome sepanjang 5,8 kilometer belum beroperasi seluruhnya saat uji coba nanti, yakni pada 15 Agustus mendatang. Pengoperasian percobaan juga terbatas, baik jumlah stasiun maupun penumpang. Ketika uji coba nanti, kemajuan proyek sarana dan prasarana baru mencapai 85 persen. Setelah masa uji coba, penggarapan dilanjutkan lagi hingga akhir tahun ini.

¦ Nama proyek: Konstruksi LRT Fase I Kelapa Gading-Velo drome. ¦ Lokasi proyek: Jalan Pegangsaan Dua (depo)-Jalan Raya Kelapa Nias-Jalan Kelapa Gading Boulevard-Jalan Kayu Putih Raya-Jalan Balap Sepeda.

¦ Panjang rute: 5,8 kilometer. ¦ Biaya: Rp 5,2 triliun. ¦ Pemilik proyek: PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

¦ Konsultan: PT Mott MacDonald Indonesia. ¦ Kontraktor: PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

¦ Sumber dana: Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta.

RINCIAN KEMAJUAN PROYEK PER 31 JULI 2018: ¦ Prasarana (infrastruktur dan fasilitas pendukung): 82,06 persen. Pada saat uji coba pengoperasian pada 15 Agustus: sekitar 85 persen.

¦ Sarana (kereta): 84,57 persen. Target saat uji coba pengoperasian pada 15 Agustus: sekitar 85 persen.

¦ Operasional: 91 persen Pengujian prasarana dan sarana oleh Kementerian Perhubungan sedang berlangsung sekaligus finalisasi dokumen prosedur operasi standar LRT Jakarta.

¦ Jumlah stasiun: – Stasiun Velodrome – Stasiun Equestrian – Stasiun Pulomas – Stasiun Boulevard Selatan – Stasiun Boulevard Utara – Stasiun Pegangsaan Dua (berimpitan dengan depo LRT)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *