Bisa Sewa, Tak Harus Beli!

Kalau perlengkapan belajar jalan yang berkualitas dirasa mahal, Mama tak harus selalu membelinya, kok. Cukup sewa saja seperti yang Mama Tamina kerap lakukan. Coba, deh, Mama kunjungi www.rentalperlengkapanbayi .com yang menyewakan beragam perlengkapan/mainan bayi dan tersebar di berbagai area di Jabodetabek. Enaknya menyewa adalah ketika anak mulai bosan dengan satu mainan, Mama bisa menyewa mainan lainnya dengan harga relatif terjangkau dan dalam jangka waktu tertentu. Tapi, terkadang Mama harus ekstra sabar karena terkadang mainan diinginkan sedang disewa mama lainnya sehingga harus menunggu sampai barangnya kembali.

“ lowongan magang ke Jepang gratis lulusan SMA/SMK “ ~ upstory ~

Rhedita Nayoan (32), mama dari Ziggy (3,8 “Saya sempat menggunakan Baby Walking Assistant. Awalnya, saya menganggap alat ini membuat tangan anak jadi lebih aman, tidak tertarik tangan saya saat menggandengnya. Tapi, karena anak aktif bergerak, alat ini membuat saya kesulitan untuk menggunakannya lagi karena talinya sering kali melilit. Lalu, saya memilih menggunakan mainan yang bisa didorong. Saya tertarik dengan alat ini karena mempunyai dua fungsi, bisa menjadi mainan berbentuk mobil yang dapat diduduki, juga alat bantu jalan yang didorong.”

Selly $nggraeni (28), mama dari Tamina (2,8) “Untuk melatih Tamina berjalan sendiri, saya menggunakan alat bantu jalan modern dan memadukannya dengan alat bantu konvensional. Ketika Tamina usia 6 bulan, saya mulai menyewa beberapa alat olahraga untuk stimulasi. Ada beberapa alat. Pertama, Around We Go, bentuknya seperti meja bundar berisi permainan menarik dengan kursi terpisah. Kursinya bisa memutar 360 derajat, sehingga kaki anak bisa leluasa bergerak, memutari meja ke kanan-kiri sesuka hatinya. Kedua, Jumperoo, kalau ini hanya untuk melompat-lompat sambil merangsang anak berusaha meraih mainan yang ada di atasnya. Alat-alat bantu berjalan yang saya kenalkan pada Tamina cukup membantunya berjalan. Tapi, saat memasuki usia 11 bulan, saya lebih banyak mengajarkan Tamina berjalan dengan cara tradisional, seperti: berjalan sambil berpegangan ke batang sapu yang saya pegang ujungnya. Atau, saya dan suami duduk berhadapan sambil berpegangan tangan kemudian Tamina jalan di tengah.”

Boneka Butut Masih Jadi Kesayangan Bag3

Tawarkan Pengalih

Mengalihkan anak pada aktivitas lain yang menyenangkan juga disarankan Gia. Contoh, anak dikenalkan dengan permainan yang mengasah gerak motoriknya, seperti bermain play dough, berenang, bersepeda, dan lain sebagai nya. Aktivitas ini memungkinkan batita untuk tidak memegang benda butut kesayangannya dan dapat mengalihkan perhatian anak.

“ Info lengkap beasiswa kuliah di Jerman S1 dan S2 gratis “ ~ upstory.org ~

Pada waktu tidur, kita dapat menemani si kecil dengan membacakan dongeng sebelum tidur. Bila aktivitas ini dilakukan setiap hari, perhatian anak dapat teralih sehingga dapat melepaskan ketergantungan dari benda butut itu untuk dapat tertidur. Mama Papa juga dapat menemani batita beberapa saat setelah ia terlelap, sehingga anak benar-benar merasakan kedekatan dengan orangtua. Jangan lupa memuji batita atau menyampaikan kata-kata positif saat anak mau melepaskan diri dari benda kesayangannya.

“Anak pintar, suka kebersihan, yaaa… . Bonekanya kita cuci dulu, ya, supaya tidak bau dan warnanya bagus lagi.” Jika segala upaya telah dilakukan, namun batita tetap tidak mau melepaskan diri dari benda butut kesayangannya, saran Gia, berkonsultasilah dengan psikolog. “Kondisi ini bisa disebabkan permasalahan interaksi anak dengan orangtua dan lingkungannya sehingga perlu penanganan lebih lanjut,” paparnya. Tentu, kerja sama dari kedua orangtua dan orangorang di lingkungan terdekat anak sangat dibutuhkan untuk meminimalkan dan menghilangkan kebiasaan tersebut. Semoga dengan usaha-usaha ini, si batita bisa segera melepaskan guling/selimut bututnya.

Ayo, Belajar Sikat Gigi Sendiri!

Jika si kecil sering melihat Mama atau Papa menyikat gigi, maka mulai usia 2 tahun daoat diajarkan untuk sikat gigi sendiri. Ajarkan cara berkumur dan meludahkan air ke arah wastafel. Jangan cemas jika si kecil masih belum bisa menyikat gigi dengan baik, karena pada masa ini tujuan utamanya adalah memperkenalkan pentingnya kebiasaan merawat gigi serta meningkatkan percaya dirinya saat bisa menyelesaikan satu pekerjaan. Selebihnya, Mama masih harus mendampinginya saat menyiikat gigi; bisa dengan menyikatkan giginya sekali lagi dengan lebih bersih setelah ia selesai atau dengan membiarkannya menyikat gigi sendiri di pagi hari, lalu Mama menyikatkan giginya di malam hari.

Doktor Karbitan Kampus Guru Bag14

Karut-marut penyelenggaraan pendidikan doktoral di Universitas Negeri Jakarta juga terlihat dari ketidakberesan pendampingan disertasi mahasiswanya. Tim Evaluasi Kinerja Akademik menemukan beban dosen promotor jauh dari ideal. Paling banyak adalah sang Rektor sendiri. Sejak 2012 hingga 2016, Rektor UNJ Djaali mempromotori 327 calon doktor. Jika diratarata, ia mendampingi 65 mahasiswa doktoral per tahun.

Jumlah mahasiswa yang dipromotori Djaali lebih dari 25 persen dari 2.100 doktor yang lulus pada periode yang sama. Profesor lain pada periode yang sama ”hanya” mendampingi disertasi 110 mahasiswa. Semakin banyak calon doktor yang didampingi, semakin berlimpah duit yang diperoleh promotor. Dokumen biaya kerja sama yang diperoleh Tempo menunjukkan dosen promotor mendapat Rp 4 juta untuk setiap mahasiswa yang didampingi.

Cara Hidup Agar Tidak Jatuh Sakit

Tetap awet muda sampai kapan pun adalah impian semua orang, baik perempuan maupun lelaki. Cara-cara menjadi muda kembali yang dianjurkan dari buku ini sama sekali tidak memerlukan operasi plastik, obat-obatan, ataupun alat-alat kecantikan. Pasalnya, di dunia ini tidak ada orang yang tampak lebih muda daripada usia sebenarnya, yang ada hanyalah orang yang sesuai dengan usia sebenarnya dan orang yang kelihatan lebih tua daripada usia sebenarnya.

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Enzim adalah istilah umum untuk katalis protein yang dibentuk di dalam sel mahluk hidup. Enzim terlibat dalam semua kegiatan yang diperlukan untuk mempertahankan kehidupan, seperti: penggabungan dan pemecahan zat di dalam tubuh, pencernaan, pembuangan, detoksifi kasi, dll. Gaya hidup yang meningkatkan kekuatan enzim dapat memperpanjang usia manusia dan membuat awet muda.

Nah, di buku ini, kita akan mendapati aneka pengetahuan kesehatan yang berkaitan dengan enzim. Misalnya, jika kesehatan usus terganggu, maka kesehatan seluruh tubuh akan terganggu. Tidur siang 20 menit, ternyata sangat baik untuk memulihkan enzim. Selanjutnya, kekurangan konsumsi air dapat menyebabkan terjadinya kanker, dan masih banyak lagi info lainnya.

Seri Hidangan Mancanegara

Mama Papa suka memasak? Pernahkah mencoba memasak masakan Vietnam? Buku ini menyajikan beragam hidangan yang berasal dari Vietnam, baik itu makanan maupun minuman, yang bisa Mama Papa coba di rumah. Dengan begitu, Mama Papa dapat memberikan suasana baru bagi keluarga layaknya sedang berada di Vietnam.

Kebanyakan pengolahannya dilakukan dengan cara cepat atau quick cooking. Selain perlu diolah hingga matang, makanan Vietnam ada pula yang bisa langsung disantap dalam keadaan mentah, seperti Bahn Mi atau sandwich. Cita rasanya pun khas, kombinasi dari lima rasa dasar yang disantap secara bersamaan: ada pedas, asam, asin, manis, dan gurih. Sila dicoba aneka resep pada buku ini, ya, Mama Papa.

HARUS ADA ABI “Saat akan tidur, kami harus kompak masuk kamar, matiin teve, matiin lampu, lalu saya dan abinya harus ada di sampingnya. Sambil minum susu, Abi elus-elus punggungnya, saya elus kepalanya. Nah, kalau abinya lembur kerja, dia boboknya susah, muter-muter di kasur dari ujung sampe ujung, narikin seprai, uwel-uwelan, deh, pokoknya. Untung tadi abinya telepon. Beres ngobrol, dia tidur. Duuh… leganya.” Maria Oktarina, mama dari Qaanita Hasna Kamila Tama Wijaya (13 bulan).

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Doktor Karbitan Kampus Guru Bag4

Anehnya, tanda tangan mereka di daftar hadir tertera 12 kali. Pada mata kuliah manajemen pengetahuan dan perubahan dengan dosen Mukhneri Mukhtar yang digelar pada semester pertama 2014, misalnya, audit forensik membuktikan tanda tangan dibuat dalam dua kesempatan saja dan jaraknya cukup jauh, yaitu 14 April dan 20 September 2014.

Semester berikutnya, tahun 2015, pada mata kuliah teori dan pengembangan organisasi dengan dosen Muchlis Rantoni Luddin, 12 tanda tangan dibuat dalam empat kali pertemuan, yaitu 24 Mei, 14 Juni, 5 Juli, dan 31 Juli. Hasil forensik juga membuktikan terjadi pemalsuan tanda tangan. Indikasinya, tanda tangan mahasiswa terlihat tak konsisten. Disodori hasil uji forensik tersebut, Syibly membenarkan.

Bubur Manggul ala Nasi Kotak Jakarta

Bubur Manggul ala Nasi Kotak Jakarta – Bahan: 150 gr beras 2 lbr daun salam 1.750 ml kaldu ayam Bahan Kuah: 1 btg serai, memarkan 2 lbr daun salam 1/2 sdm garam 1/4 sdt merica bubuk 1.000 ml santan dari 1 btr kelapa 1 sdm minyak, untuk menumis Bumbu Halus Kuah: 2 btr kemiri, sangrai 1/2 sdt terasi, bakar 6 btr bawang merah 2 siung bawang putih 1 cm lengkuas 1/2 sdt ketumbar 1/4 sdt jintan

Bahan Serundeng: 100 gr kelapa parut kasar 2 lbr daun jeruk, buang tulangnya 2 lbr daun salam 1 btg serai, ambil putihnya, memarkan 1/4 sdt garam 1/4 sdt gula pasir 1/4 sdt merica bubuk 1 sdm air asam jawa, dari 1 sdt asam jawa dilarutkan bersama 1 sdm air 1 sdm minyak, untuk memasak Bumbu Halus Serundeng: 1 cm kunyit, bakar 2 bh cabai merah besar, buang biji 4 bh cabai merah keriting 5 btr bawang merah 3 siung bawang putih 1/2 sdt ketumbar bubuk

Cara Membuat Untuk 4 porsi: 1. Serundeng, aduk rata kelapa parut, bumbu halus, daun salam, daun jeruk, serai, garam, gula pasir, dan merica bubuk. Tambahkan minyak goreng. Aduk rata. 2. Sangrai di atas api kecil sambil diaduk sampai setengah kering. Masukkan air asam jawa. Aduk sampai kering. Sisihkan. 3. Bubur, masak beras dan daun salam di dalam kaldu sambil diaduk sampai meresap dan kental. Sisihkan. 4. Kuah, tumis bumbu halus, serai, dan daun salam hingga harum. Tuang santan. Bubuhi garam dan merica bubuk. Masak sambil diaduk hingga mendidih. 5. Sajikan bubur bersama kuah dan taburan serundeng.

Duh, Seramnya Café Berkonsep Soal Kematian Bagaimana, ya, rasanya menyantap makanan di suatu resto yang memiliki konsep sangat menyeramkan, seperti bertema kematian? Jika penasaran ingin merasakannya, Sajiers busa berkunjung ke Kid-Mai Death Café yang berada di Khet Phaya Thaiini, Thailand. Jangan kaget, ya, ketika melihat interiornya yang penuh dengan nuansa kematian, seperti peti mati dan rangkaian bunga belasungkawa. Ada pula sejumlah tengkorak yang ikut meramaikan interior kafé ini. Menariknya lagi, beragam menu yang disediakan pun bertema kematian, di antaranya minuman bernama one week left atau last day. Duh, menyeramkan, ya!

Sumber : https://salamacatering.com/

Toast dan Duel Kipas Bag6

Lalu ada juga Dhea, putri pendidik anak Kak Seto Mulyadi. ”Dia baru beberapa bulan ikut Padnecwara. Dasarnya malah balet,” kata Sentot. Payung yang dipakai adalah payung model keraton buatan industri kerajinan payung Juwiring Solo. Awalnya para penari membentuk lingkaran, kemudian berpisah menjadi dua. Lalu membentuk dua baris dengan posisi serong saling berseberangan. Satu kelompok menampilkan posisi bundaran payung ke muka.

Satu kelompok lain menampilkan bulatan payung ke belakang. Permainan payung yang kontras diperhitungkan. Nomor puncak adalah Kumolo Bumi, yang menunjukkan kemampuan tafsir Rury Nostalgia sebagai koreografer. Karya ini sudah beberapa kali ditampilkan, tapi tetap menarik. Koreograf ini terilhami tari Adaninggar Kelaswara, tari putri Surakarta yang bertolak dari kisah Serat Menak.

Toast dan Duel Kipas Bag5

Tidak vulgar, meledak-ledak, atau voluptuous. Enggar-enggar bukan karya Retno Maruti, melainkan karya Wahyu Santosa Prabowo dan Sunarno. Wahyu bergabung dengan Padnecwara sejak awal grup berdiri. Karya ini pernah ditarikan Retno dan Wahyu beberapa tahun lalu. Tarian ini menceritakan adegan Damarwulan pamit kepada Anjasmara, sang istri. Ia hendak melawan Menakjingga, Adipati Blambangan, yang tak mungkin dimenanginya.

Toh, ia harus tetap pergi memenuhi tugas perang Kencanawungu, Ratu Majapahit. Sebuah ”love dance” mengenai perpisahan. Selanjutnya, koreograf Sekar Puri, yang menampilkan delapan penari. Semuanya membawa payung. Unsur payung diambil dari khazanah tari gambyong. Pada nomor ini, anggota-anggota baru Padnecwara yang belia dilibatkan, termasuk si kecil Kanyaka, cucu pasangan Retno Maruti-Sentot Sudiharto yang baru berumur 7 tahun.

Cegah Hepatitis A Bag2

Ekskresi kronis pada VHA tidak pernah dilaporkan. Infeksi Hepatitis A sering terjadi dalam bentuk kejadian luar biasa (KLB) dengan masa inkubasi penyakit sekittar 15—50 hari (rata-rata 28—30 hari).

Ini Gejalanya, Ma!

Gejala terbanyak yang ditunjukkan oleh “korban” VHA di IPB adalah demam, mual, muntah, dan air kencing berwarna kuning seperti teh. Sebenarnya, tanda dan gejala awal infeksi virus Hepatitis A sangat bervariasi dan bersifat tidak spesifi k. Demam, kelelahan, anoreksia (tidak nafsu makan) dan gangguan pencernaan (mual, muntah, kembung) dapat ditemukan pada awal penyakit.

“ cara kerja di jerman melalui program ausbildung di Jerman gratis “ ~ sat-jakarta ~

Dalam waktu satu minggu, beberapa penderita dapat mengalami gejala kuning (ikterus), disertai gatal pada tubuh, buang air kecil berwarna seperti teh, dan tinja berwarna pucat. Infeksi pada anak berusia di bawah 5 tahun, umumnya tidak memberikan gejala yang jelas dan hanya 10% yang akan memberikan gejala ikterus. Pada anak yang lebih tua dan dewasa, gejala yang muncul biasanya lebih berat dan ikterus terjadi pada lebih dari 70% penderita. Disamping gejala dan tanda klinis yang kadang tidak muncul, diagnosis Hepatitis A dapat ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan IgM-antiVHA serum penderita.

Tidak Berbahaya, Kok!

Untunglah, penyakit Hepatitis A tidak berbahaya. Pengobatan yang dilakukan, utamanya adalahmeningkatkan daya tahan tubuh dengan cara mengonsumi makanan bergizi dan cukup istirahat. Rawat inap diperlukan hanya bila penderita tidak dapat makan dan minum, serta terjadi dehidrasi berat. Itu pun tidak perlu isolasi. Imunisasi pasif (lihat pada “Pencegahan Spesifik”) dapat diberikan pada orang yang terpajan cairan tubuh penderita.

Meski tak berbahaya, lamanya masa penyembuhan dapat memberikan kerugian ekonomi dan sosial. Penyakit ini juga tidak memiliki pengobatan spesifik yang dapat mengurangi lama penyakit, sehingga dalam penatalaksanaan Hepatitis A, tindakan pencegahan adalah yang paling diutamakan. Pencegahan Hepatitis A dapat dilakukan, baik dengan pencegahan nonspesifi k (perubahan perilaku) maupun pencegahan spesifik (imunisasi).

postingan sebelumnya : Cegah Penyakit hepatitis A

Cegah Hepatitis A

Infeksi virus yang menular ini tidak berbahaya. Namun, karena proses penyembuhannya berlangsung lama, maka pencegahan penting dilakukan. Belum lama ini diberitakan, sebanyak 28 mahasiswa IPB (Institut Pertanian Bo- gor) yang tinggal di asrama dan rumah kos di sekitar kampus IPB Dramaga Bogor, menderita penyakit Hepatitis A.

“ rekomendasi tempat terbaik kursus bahasa Jerman di Jakarta dengan fasilitas lengkap “ ~ sat-jakarta.com ~

Kejadian ini diperkirakan telah berlangsung sejak minggu ke-2 November 2015. Sampai-sampai, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menyatakan telah terjadi kejadian luar biasa (KLB) Hepatitis A di wilayahnya. Hepatitis A adalah penyakit peradangan hati yang disebabkan oleh Virus Hepatitis A (HVA) dari family picornaviridae yang bersifat termostabil (tahan panas), tahan asam, dan tahan terhadap empedu, serta diketahui dapat bertahan hidup dalam suhu ruangan selama lebih dari 1 bulan. Pejamu infeksi VHA terbatas pada manusia dan beberapa binatang primata.

Cara Penularan

Hepatitis A merupakan penyakit menular. Umumnya sumber penularan berasal dari air minum yang tercemar, makanan yang tercemar, makanan yang tidak dimasak, dan sanitasi yang buruk. Selain itu, meskipun bukan merupakan cara penularan yang utama, penularan lewat transfusi atau penggunaan jarum suntik bekas penderita dalam masa inkubasi juga pernah dilaporkan.

Hasil investigasi terhadap kasus Hepatitis A di Bogor memperkirakan sumber penularan Hepatitis A ada pada rantai penyediaan pangan yang dikonsumsi masyarakat kampus IPB, seperti kantin, penyedia makanan di salah satu unit asrama mahasiswa, dan suplai air minum dalam galon. Hepatitis A ditularkan secara secara fekal-oral, virus masuk ke dalam saluran pencernaan melalui makanan dan minuman yang tercemar oleh tinja penderita VHA.

Kemudian, virus masuk ke hatimelalui peredaran darah untuk selanjutnya menginvasi sel-sel hati (hepatosit) dan melakukan replikasi (berkembang biak) di hepatosit. Jumlah virus yang tinggi dapat ditemukan dalam tinja penderita sejak 3 hari sebelum muncul gejala hingga 1—2 minggu setelah munculnya gejala kuning (ikterus) pada penderita. Pengeluaran (ekskresi) virus melalui tinja penderita pernah dilaporkan mencapai 6 bulan pada bayi dan anak. Sebagian besar kasus kemungkinan tidak akan menular lagi di minggu pertama setelah ikterus.